Jembatan Gondang 1 Kembali Dibuka, Warga Berharap Bus Tetap Lewati Jalur Bandung-Campurdarat

TULUNGAGUNG || SINGHASARI-POST
– Dibukanya kembali akses Jembatan Gondang 1 membawa perubahan arus lalu lintas di jalur nasional penghubung Kabupaten Tulungagung dan Trenggalek. Namun, di tengah normalisasi lalu lintas tersebut, muncul harapan masyarakat agar bus angkutan umum tetap melayani jalur Bandung-Campurdarat.

Kasatlantas Polres Tulungagung AKP Ivan Danara Oktavian mengatakan, akses Jembatan Gondang 1 telah kembali dibuka sejak Kamis lalu. Seiring dengan dibukanya jembatan tersebut, pengaturan pengalihan arus lalu lintas yang sebelumnya diterapkan selama pekerjaan perbaikan kini telah dicabut.

Dengan demikian, pengendara yang sebelumnya harus menempuh jalur alternatif untuk menghindari lokasi perbaikan kini dapat kembali melintasi jalan nasional yang menjadi jalur utama penghubung Tulungagung-Trenggalek.

Meski arus lalu lintas telah kembali normal, Ivan mengungkapkan adanya aspirasi masyarakat terkait rute bus angkutan umum yang sebelumnya melayani jalur Bandung-Campurdarat.

Menurutnya, dari pantauan di media sosial, cukup banyak masyarakat yang berharap bus tetap melewati jalur tersebut meskipun Jembatan Gondang 1 sudah kembali dapat dilalui.

Harapan itu menjadi perhatian di tengah perubahan pola perjalanan setelah akses jalan nasional kembali dibuka.

Namun, Ivan menegaskan bahwa pengaturan trayek atau rute operasional bus bukan merupakan kewenangan Satlantas Polres Tulungagung. Karena itu, pihaknya tidak dapat menentukan apakah bus angkutan umum akan tetap menggunakan jalur Bandung-Campurdarat atau kembali ke rute sebelumnya.

Selain pencabutan pengalihan arus, rambu-rambu dan papan petunjuk arah yang sebelumnya dipasang untuk mengarahkan pengendara selama perbaikan jembatan juga telah dicabut.

Sebagai informasi, perbaikan Jembatan Gondang 1 mulai dilakukan sejak Juni 2026. Selama proses pengerjaan berlangsung, akses jalan nasional di lokasi tersebut ditutup sehingga pengguna jalan harus mengikuti pengalihan arus melalui jalur alternatif.

Kondisi tersebut turut memengaruhi pola perjalanan masyarakat, termasuk layanan angkutan umum yang harus menyesuaikan rute perjalanan selama akses utama ditutup.

Kini, setelah jembatan kembali dibuka, lalu lintas di jalur nasional Tulungagung-Trenggalek dapat kembali melintas seperti semula.

Meski demikian, aspirasi masyarakat agar bus tetap melewati jalur Bandung-Campurdarat masih menjadi perhatian. Kepastian mengenai rute angkutan umum selanjutnya bergantung pada kebijakan pihak yang berwenang dalam pengaturan trayek.

Masyarakat pun diharapkan tetap mengikuti informasi resmi mengenai rute dan layanan angkutan umum agar perjalanan sehari-hari dapat berlangsung dengan lancar.
(Red).

error: Content is protected !!