MALANG || SINGHASARI-POST
– Masyarakat Malang Raya kini memiliki alternatif transportasi umum untuk bepergian dari Kota Malang menuju wilayah Kabupaten Malang. Bus Trans Jatim Koridor 2 yang menghubungkan Terminal Madyopuro dengan Terminal Talangagung memberikan layanan gratis hingga 6 November 2026.
Program tersebut menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk mencoba layanan transportasi publik yang dirancang lebih nyaman, aman, dan terjangkau. Kehadiran koridor baru ini sekaligus diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga serta mendorong aktivitas ekonomi di sepanjang jalur yang dilalui.
Kepala Dinas Perhubungan Jawa Timur, Nyono, menyampaikan bahwa pembebasan tarif selama masa awal operasional merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat. Rute Koridor 2 memiliki panjang sekitar 36 kilometer, dengan Terminal Madyopuro sebagai titik keberangkatan.
Menurutnya, operasional layanan tersebut akan terus dievaluasi untuk menyesuaikan kebutuhan penumpang dan perkembangan di lapangan.
Tak hanya untuk perjalanan sehari-hari, Trans Jatim Koridor 2 juga diharapkan menjadi pilihan bagi masyarakat yang ingin mengunjungi kawasan wisata di wilayah selatan Kabupaten Malang.
Dengan biaya perjalanan yang lebih terjangkau, warga dapat menikmati perjalanan tanpa harus selalu menggunakan kendaraan pribadi. Kehadiran layanan ini juga diharapkan memberikan dampak positif bagi pelaku usaha kecil, mahasiswa, dan masyarakat yang memiliki aktivitas lintas wilayah.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menjelaskan bahwa setelah masa layanan gratis berakhir, tarif Trans Jatim Koridor 2 mengikuti ketentuan yang berlaku pada koridor lainnya.
Penumpang umum dikenakan tarif Rp5.000, sedangkan pelajar, mahasiswa, dan santri membayar Rp2.500.
Keunggulan lainnya adalah keterhubungan dengan Trans Jatim Koridor 1. Melalui sistem integrasi tersebut, penumpang dapat melanjutkan perjalanan antarkoridor menggunakan satu tiket tanpa biaya transfer tambahan, selama perpindahan dilakukan dalam batas waktu maksimal dua jam sesuai ketentuan.
Integrasi ini diharapkan membuat perjalanan masyarakat menjadi lebih praktis, terutama bagi warga Kabupaten Malang yang bekerja, bersekolah, atau berkuliah di Kota Malang.
Dari sisi keselamatan dan kenyamanan, armada Trans Jatim Koridor 2 dilengkapi fasilitas pendingin udara atau AC, CCTV, serta perangkat pendeteksi pengemudi yang mengalami kelelahan atau mengantuk.
Bus juga menyediakan akses bagi pengguna kursi roda dan kursi prioritas berwarna merah bagi lansia, ibu hamil, serta ibu menyusui.
Selain layanan angkutan penumpang, Pemprov Jatim merencanakan pengembangan Trans Jatim Ekspedisi untuk mendukung pengiriman barang. Layanan tersebut direncanakan memiliki titik penjemputan dan pengantaran di Terminal Madyopuro, Terminal Tasi, dan Terminal Talangagung dengan dukungan sejumlah perusahaan ekspedisi.
Trans Jatim Koridor 2 dijadwalkan beroperasi setiap hari pukul 06.00–18.00 WIB.
Bagi masyarakat yang ingin menggunakan layanan tersebut, mengetahui lokasi halte menjadi hal penting agar perjalanan lebih mudah direncanakan.
Berikut daftar 32 titik pemberhentian berdasarkan informasi rute yang tersedia:
Terminal Madyopuro.
Rambu GOR Ken Arok.
Terminal Hamid Rusdi.
Rambu Tangkilsari 1, pertigaan Jalan Diponegoro.
Shelter Tangkilsari 3, seberang Jalan Sentosa.
Shelter Bululawang 1, dekat JRT Cargo atau pos polisi.
Shelter eksisting Raya Bululawang 1, dekat Masjid Jami Sabilit Taqwa.
Shelter Raya Diponegoro 1, dekat ATM Mandiri, Momoyo, atau Mixue.
Shelter Krebet 1, Damkar PG Krebet Baru.
Shelter Raya Sawunggaling 1, seberang pertigaan Jalan Sidomakmur III.
Shelter Bulupayung 1, RS Mitra Delima.
Rambu Putukrejo 1, seberang MTs Al Khoiriyah.
Rambu Raya Krebet 1, seberang pertigaan Jalan Sunan Ampel.
Rambu Raya Ketawang 1, dekat Indomaret Tawangsari.
Shelter Putat Lor 1, seberang asrama putri Al-Mubarok.
Rambu Gondanglegi 1, seberang Bank Mandiri.
Shelter Trunojoyo 1, SMP NU Gondanglegi.
Shelter Gondanglegi Kulon 1, dekat Karoseri Gunung Mas.
Shelter Penjalinan 1, seberang Pondok Miftahul Ulum.
Shelter Karangsuko 1, Masjid Fathul Bari.
Shelter Sukosari 1, Indomaret Karangsuko.
Shelter Sumber Maron 1, dekat Masjid Islamic Center.
Rambu Desa Sukorejo 1.
Rambu Kedungpendaringan 1, Apotek Kanjuruhan.
Shelter Stadion Kanjuruhan, Velodrom Kanjuruhan Malang.
Rambu RSUD Kanjuruhan.
Shelter Pendopo 1.
Rambu DPRD Kabupaten Malang 1, BPJS Ketenagakerjaan.
Shelter Penarukan 1, gereja.
Rambu Masjid Jami 1.
Shelter eksisting Kawi 1, ATM Bank Jatim.
Terminal Talangagung.
Untuk perjalanan dari Kabupaten Malang menuju Kota Malang, berikut daftar 33 titik pemberhentian yang tercantum dalam informasi rute:
Terminal Talangagung.
Shelter eksisting Kawi 2, SMAS Katolik Yos Sudarso.
Rambu Masjid Jami 2.
Shelter Penarukan 2, Dinas Pendidikan Kabupaten Malang.
Rambu DPRD Kabupaten Malang 2.
Shelter Pendopo 2.
Shelter eksisting RSUD Kanjuruhan.
Shelter Islamic Center.
Rambu Kedungpendaringan 2, Jalan Nasional III.
Rambu Desa Sukorejo 2, Toko Sania.
Shelter Sumber Maron 2, Yayasan Al Muzakky.
Rambu Sukosari 2, seberang Indomaret Karangsuko.
Shelter Karangsuko 2, Darul Ulum.
Shelter Penjalinan 2, MTs Miftahul Ulum.
Shelter Gondanglegi Kulon 2, Raya Gondanglegi–Turen.
Rambu Trunojoyo 2, Kantor Posbankum.
Rambu Gondanglegi 2, masjid.
Shelter Putat Lor 2, Al-Qolam University.
Rambu Raya Ketawang 2, Pondok Rifa’ie 2.
Rambu Raya Krebet 2, dekat pertigaan Jalan Sunan Ampel.
Rambu Putukrejo 2, dekat MTs Al Khoiriyah.
Shelter Bulupayung 2, Raya Gading Selatan.
Shelter Raya Sawunggaling 2, SMP 2 Bululawang.
Rambu Krebet 2, PKPTR Krebet Baru.
Shelter Raya Diponegoro 2, BRI Bululawang.
Shelter eksisting Raya Bululawang 2, SD Negeri 2 Wandanpuro.
Rambu Bululawang 2, Koramil Bululawang.
Shelter Tangkilsari 4, dekat pertigaan Jalan Sejati.
Shelter Tangkilsari 2, seberang Masjid Ar-Roudhoh.
Terminal Hamid Rusdi.
Shelter GOR Ken Arok 1.
Rambu Ki Ageng Gribig, Kampus UM.
Terminal Madyopuro.
Pengoperasian Trans Jatim Koridor 2 diharapkan menjadi langkah untuk memperluas akses transportasi publik di kawasan Malang Raya. Dengan tarif yang terjangkau, fasilitas pendukung keselamatan, serta integrasi antarkoridor, masyarakat memiliki lebih banyak pilihan untuk menunjang aktivitas sehari-hari.
Periode gratis hingga 6 November 2026 juga dapat dimanfaatkan warga untuk mengenali rute dan lokasi pemberhentian sebelum layanan berbayar diberlakukan.
Ke depan, keberadaan koridor ini diharapkan tidak hanya mempermudah perjalanan masyarakat, tetapi juga mendukung pertumbuhan UMKM, aktivitas pendidikan, dan kunjungan wisata di Kabupaten Malang.
SINGHASARI-POST
