Senam Tahes Komes II Meriahkan Malang, Satukan Generasi dalam Gerakan Hidup Sehat

MALANG ||  SINGHASARI-POST
– Semangat menjaga kebugaran dan membangun pola hidup sehat kembali digaungkan melalui Senam Tahes Komes II yang digelar di Taman Krida Budaya Jawa Timur, Jalan Soekarno Hatta Nomor 7, Kelurahan Jatimulyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Jumat (28/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 06.00 hingga 12.00 WIB tersebut bukan sekadar olahraga bersama. Senam Tahes Komes II dikemas menjadi ruang interaksi masyarakat sekaligus sarana memperkenalkan pentingnya gaya hidup sehat, terutama bagi keluarga dan kelompok lanjut usia.

Kegiatan ini dikoordinasikan oleh Koperasi Raos Abadi Jaya (RAJ). Beragam agenda turut melengkapi acara, mulai dari pemeriksaan kesehatan gratis, bazar UMKM, pembagian doorprize hingga sajian minuman sehat.

Masyarakat pun diajak mengikuti kegiatan bersama keluarga, sahabat, rekan kerja maupun komunitas masing-masing.

Kehadiran PT NKNS (Nutrisi Kesehatan Nusantara Sejahtera) sebagai sponsor utama turut memperkuat pesan mengenai pentingnya pemenuhan nutrisi dalam menunjang kesehatan.

CEO PT NKNS, Stevinson Nikolas Tendon, mengatakan pola hidup sehat tidak mengenal batas usia. Menurutnya, aktivitas fisik perlu diimbangi dengan pemenuhan nutrisi yang tepat.

“Karena itu kami mendorong edukasi tentang pentingnya nutrisi berprotein tinggi dengan menghadirkan produk serbuk minuman bergizi lengkap dan memiliki rasa yang enak tanpa gula tambahan di acara ini,” ujar Stevinson.

Di area kegiatan, PT NKNS juga memperkenalkan jus kesehatan yang menggunakan buah segar dan dipadukan dengan suplemen kesehatan berprotein tinggi. Produk tersebut menjadi salah satu pilihan minuman bernutrisi yang ditawarkan kepada peserta tanpa tambahan gula.

Kehadiran produk tersebut sekaligus melengkapi konsep kegiatan yang menggabungkan olahraga ringan, edukasi kesehatan dan kebersamaan masyarakat.

Sekretaris RAJ, Wahyu Ramadan Dainanta, menjelaskan bahwa Senam Tahes Komes II membawa pesan penting tentang kolaborasi lintas generasi, khususnya antara generasi muda dan kelompok lansia.

Keterlibatan Forum Komunikasi Karang Werdha menjadi salah satu bentuk nyata kolaborasi tersebut. Kegiatan yang banyak digerakkan kalangan muda milenial ini diharapkan mampu menciptakan perhatian lebih besar terhadap kualitas hidup masyarakat lanjut usia.

“Malang adalah kota yang memproklamirkan diri sebagai Kota Ramah Lansia. Itu akan terwujud dengan partisipasi kaum muda mendukung kualitas hidup lansia yang populasinya terus tumbuh,” kata Wahyu.

Menurutnya, perhatian terhadap lansia tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah maupun keluarga. Peran generasi muda juga diperlukan untuk menciptakan lingkungan sosial yang mendukung para lansia tetap aktif, sehat dan produktif.

Semangat tersebut sejalan dengan kebijakan Kota Malang yang menempatkan kesejahteraan lansia sebagai salah satu bagian dari program sosial melalui keberadaan Karang Werdha di tingkat kelurahan hingga forum kota.

Nama “Tahes Komes” sendiri mengambil istilah khas Malangan. “Tahes” memiliki makna sehat, sedangkan “komes” menggambarkan tubuh yang kuat dan kompak.

Memasuki penyelenggaraan kedua, kegiatan ini terus diperkenalkan kepada masyarakat melalui media sosial TikTok, Facebook dan Instagram dengan akun @TahesKomesNgalam.

Dengan menggabungkan senam massal, pemeriksaan kesehatan gratis, bazar UMKM, keterlibatan komunitas lansia serta edukasi mengenai nutrisi, Senam Tahes Komes II hadir sebagai ruang kebersamaan yang mempertemukan berbagai kelompok usia.

Lebih dari sekadar menggerakkan tubuh, kegiatan ini membawa pesan bahwa menjaga kesehatan merupakan kebutuhan bersama. Generasi muda dan lansia dapat saling mendukung untuk menciptakan budaya hidup sehat yang tumbuh dari lingkungan keluarga, komunitas hingga masyarakat Kota Malang.
(Red).

error: Content is protected !!