Lima Benda Bersejarah Kediri Diamankan di Museum Joyoboyo, Pelestarian Terus Dilakukan

KEDIRI | SINGHASARI-POST
Sabtu (24/10/2026) – Upaya penyelamatan dan pelestarian benda bersejarah di Kabupaten Kediri terus dilakukan. Sebanyak lima benda yang ditemukan di sejumlah lokasi kini telah diamankan di Kompleks Museum Joyoboyo, Desa Menang, Kecamatan Pagu, untuk menjaga keberadaannya sekaligus mendukung kajian sejarah.

Dalam proses evakuasi terbaru, tiga benda bersejarah berhasil dipindahkan, yakni sebuah ambang pintu berbahan batu, arca Nandi tanpa kepala, serta satu fragmen arca yang identitasnya masih diteliti.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Kediri, Mustika Prayitno Adi, menjelaskan bahwa ambang pintu batu tersebut ditemukan di belakang rumah warga di wilayah Purwokerto, Kecamatan Ngadiluwih. Benda itu masih dalam kondisi utuh dengan perkiraan berat mencapai hampir satu ton.

Sementara itu, fragmen arca yang ditemukan di Desa Sidomulyo, Kecamatan Wates, masih memerlukan penelitian lebih lanjut untuk memastikan identitas dan nilai sejarahnya.

Menurut Mustika, benda-benda tersebut diduga memiliki keterkaitan dengan peninggalan masa Hindu. Meski demikian, penetapan periode dan latar belakang sejarahnya belum dapat dipastikan sebelum melalui kajian dari tim ahli cagar budaya.

Disparbud Kabupaten Kediri juga berencana melakukan pendataan serta pemeriksaan terhadap berbagai benda bersejarah yang masih berada di sejumlah tempat, mulai dari area perkebunan, balai desa, hingga rumah warga.

Langkah tersebut dilakukan untuk mengetahui kondisi benda sekaligus memastikan upaya perawatan dan pelestariannya berjalan dengan baik. Apabila pemilik atau pihak yang mengelola dinilai tidak mampu melakukan perawatan secara memadai, pemerintah akan mempertimbangkan langkah evakuasi guna mencegah kerusakan maupun hilangnya benda-benda bernilai sejarah tersebut.

Keberadaan benda-benda bersejarah ini menjadi bagian dari kekayaan warisan budaya Kabupaten Kediri yang perlu dijaga bersama. Selain melindungi peninggalan masa lalu, pendataan dan penelitian juga penting untuk mengungkap nilai sejarahnya agar dapat menjadi sumber pengetahuan bagi masyarakat dan generasi mendatang.
(Red).

error: Content is protected !!