SURABAYA | SINGHASARI-POST
– Program Studi Administrasi Publik, Fakultas Ilmu Sosial, Budaya, dan Politik (FISIBPOL), Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur menyelenggarakan Konferensi Nasional Administrasi Negara (SINAGARA VIII) pada Rabu (28/10/2026). Mengusung tema “Resentralisasi Pemerintah dan Masa Depan Pelayanan Publik di Tingkat Lokal”, kegiatan ini menjadi forum akademik untuk mendiskusikan dinamika pemerintahan, kebijakan publik, otonomi daerah, serta pengembangan pelayanan publik di Indonesia.
Kegiatan SINAGARA VIII diawali dengan seminar yang menghadirkan tiga narasumber, yaitu Dr. dr. Endah Woro Utami, MMRS, Direktur RSUD Ngudi Waluyo Wlingi Kabupaten Blitar; Yulius Yuwono Saputra, S.H., M.M., Asisten Penasihat Khusus Presiden RI Bidang Digitalisasi dan Teknologi Pemerintahan; serta Dr. Arimurti Kriswibowo, S.IP., M.Si., M.Th., dosen Administrasi Publik UPN “Veteran” Jawa Timur. Diskusi dipandu oleh Oktarizka Reviandani, S.AP., M.AP. sebagai moderator.
Seluruh narasumber hadir dalam kegiatan tersebut dan memberikan perspektif dari bidang pemerintahan, transformasi digital, serta pelayanan publik. Kehadiran para narasumber diharapkan dapat memperkaya pemahaman peserta mengenai tantangan dan peluang penyelenggaraan pemerintahan, khususnya dalam menghadapi dinamika hubungan pemerintah pusat dan daerah serta tuntutan peningkatan kualitas pelayanan publik.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Rektor III UPN “Veteran” Jawa Timur, para Wakil Dekan I, II, dan III FISIBPOL, para koordinator program studi di lingkungan FISIBPOL, serta tamu undangan dari berbagai perguruan tinggi dan mitra kelembagaan. Di antara tamu yang hadir terdapat mitra Program Studi Administrasi Publik dari Universitas Halmahera, perwakilan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), serta perwakilan Universitas Sam Ratulangi. Kehadiran berbagai unsur akademisi dan mitra tersebut memperkuat semangat kolaborasi dalam pengembangan ilmu administrasi publik dan penyelesaian persoalan pemerintahan.
Setelah sesi seminar pada pagi hari, rangkaian SINAGARA VIII dilanjutkan pada siang hari dengan pemaparan paper oleh para presenter. Sesi ini memberikan ruang bagi akademisi, peneliti, dan peserta untuk menyampaikan hasil penelitian serta gagasan terkait berbagai isu strategis administrasi publik. Pemaparan paper juga menjadi sarana pertukaran pengetahuan dan pengalaman antarpeserta dari berbagai institusi, sekaligus mendorong pengembangan kajian administrasi negara yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan tata kelola pemerintahan.
Pembahasan dalam konferensi ini mencakup sejumlah subtema, antara lain hubungan pemerintah pusat dan daerah serta otonomi daerah; resentralisasi dan tata kelola sektor publik; keuangan daerah dan desentralisasi fiskal; collaborative governance dan pelayanan publik; inovasi dan digital governance; nilai-nilai publik yang meliputi etika, transparansi, dan akuntabilitas; serta reformasi birokrasi dan kapasitas pemerintah daerah.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan pengumuman penghargaan Best Paper dan Best Presenter sebagai bentuk apresiasi terhadap kualitas karya ilmiah serta kemampuan peserta dalam mempresentasikan hasil pemikirannya. Penghargaan ini diharapkan dapat memotivasi para akademisi dan peneliti untuk terus menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas serta memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu administrasi publik dan praktik penyelenggaraan pemerintahan.
Melalui SINAGARA VIII, Program Studi Administrasi Publik FISIBPOL UPN “Veteran” Jawa Timur menegaskan komitmennya dalam mendorong ruang diskusi akademik, memperluas jejaring kolaborasi antarperguruan tinggi dan lembaga, serta memperkuat kontribusi keilmuan administrasi publik terhadap berbagai tantangan pemerintahan. Forum ini diharapkan dapat menghasilkan pertukaran gagasan yang konstruktif bagi penguatan tata kelola pemerintahan dan peningkatan kualitas pelayanan publik di tingkat lokal.
Penulis : Sarah Meirina Sari
Dosen Administrasi Publik, FISIBPOL, UPN “Veteran” Jawa Timur
Editor. : Hariono
