Polresta Malang Kota Terjunkan Water Cannon ke TPA Supit Urang, Lima Kali Isi Ulang Air

MALANG KOTA | SINGHASARI-POST
– Polresta Malang Kota mengerahkan satu unit kendaraan taktis Armoured Water Cannon (AWC) untuk membantu penanganan kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Supit Urang, Kota Malang. Kendaraan berkapasitas sekitar 6.500 liter air tersebut digunakan untuk mendukung upaya pemadaman bersama petugas pemadam kebakaran dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

Pengerahan kendaraan taktis itu dimulai pukul 08.00 WIB dengan melibatkan sekitar 30 personel gabungan dari tingkat Polres dan Polsek. Selain melakukan penyemprotan air, petugas juga membantu pemadaman secara manual menggunakan peralatan yang tersedia di lokasi.

Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Polresta Malang Kota, Kompol Rizki Julianda Putera Buna, menjelaskan bahwa pengerahan AWC merupakan bentuk dukungan kepolisian terhadap penanganan kebakaran, dengan tetap mempertimbangkan kebutuhan pengamanan kegiatan masyarakat.

Sebelum diterjunkan ke TPA Supit Urang, kendaraan tersebut sempat disiagakan untuk mengantisipasi kebutuhan pengamanan aksi unjuk rasa. Namun, seiring kebutuhan penanganan kebakaran, personel dan sarana yang tersedia kemudian disesuaikan melalui pergantian penugasan.

“Personel dan sarana yang tersedia kami bagi sesuai kebutuhan di lapangan. Saat itu, kendaraan pemadam kebakaran sudah banyak dikerahkan ke TPA Supit Urang, sehingga AWC kami siagakan terlebih dahulu untuk mendukung pengamanan aksi unjuk rasa,” ujar Rizki.

Menurutnya, kendaraan taktis mulai diberangkatkan ke lokasi kebakaran pada pagi hari. Pengaturan tugas dilakukan agar bantuan pemadaman tetap berjalan tanpa mengabaikan kebutuhan pengamanan di wilayah Kota Malang.

Dalam pelaksanaannya, mobilitas AWC menuju lokasi kebakaran berlangsung tanpa kendala berarti. Akses jalan beraspal di sisi area TPA memudahkan kendaraan mendekati titik kepulan asap maupun sumber api yang dapat dijangkau.

Penyemprotan air dilakukan dengan memosisikan kendaraan sedekat mungkin dengan titik yang membutuhkan penanganan, menyesuaikan kondisi dan akses di lapangan.

“Penyemprotan dilakukan dengan mendekatkan kendaraan ke titik asap atau sumber api yang bisa dijangkau. Dengan begitu, proses penanganan dapat dilakukan sesuai kondisi di lapangan,” jelas Rizki.

Hingga pukul 10.15 WIB, AWC telah menjalani lima kali pengisian ulang air untuk mendukung proses pemadaman. Pada saat bersamaan, anggota kepolisian juga melakukan pemadaman manual menggunakan peralatan yang tersedia.

Rizki menegaskan, durasi penugasan personel dan kendaraan akan menyesuaikan perkembangan situasi serta kebutuhan di lokasi kebakaran.

“Semua kondisional. Jika memungkinkan dan aman, personel balik kanan, namun kami tetap siaga,” jelasnya.

Untuk menunjang kelangsungan pemadaman, Polresta Malang Kota juga memperoleh informasi dari jajaran Polsek Sukun mengenai adanya sumber air di sekitar kawasan TPA Supit Urang.

Keberadaan sumber air tersebut diharapkan dapat mempercepat proses pengisian ulang tangki AWC sehingga kendaraan dapat kembali beroperasi dan membantu petugas menangani titik-titik kebakaran.

Dengan kapasitas tangki sekitar 6.500 liter, kendaraan taktis tersebut menjadi salah satu sarana pendukung yang dikerahkan kepolisian dalam membantu penanganan kebakaran di area TPA.

Rizki menegaskan, Polresta Malang Kota berupaya memberikan dukungan maksimal kepada petugas DLH dan pemadam kebakaran agar proses penanganan berjalan efektif.

Pengerahan personel maupun kendaraan taktis akan terus disesuaikan dengan kondisi di lapangan hingga situasi dinilai lebih terkendali.

Sinergi lintas instansi tersebut diharapkan dapat memperkuat upaya pemadaman sekaligus mempercepat penanganan kebakaran di TPA Supit Urang.
(Red).

error: Content is protected !!