KEDIRI || SINGHASARI-POST
– Pasca diterjang angin puting beliung pada Rabu kemarin, jajaran Kodim 0809/Kediri melalui Koramil 0809/13 Kepung ambil bagian dalam kegiatan karya bakti membersihkan puing – puing sisa reruntuhan bangunan rumah warga di wilayah Dusun Kepung Barat, Desa Kepung, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri. Kamis (5/11/2026).


Karya bakti ini diawali dengan apel pengecekan personel yang dipimpin langsung oleh Plt Camat Kepung, Agus Joko Purnomo. Apel diikuti oleh unsur Forkopimcam Kepung.
Hadir diantaranya Danramil 0809/13 Kepung Lettu Cpl Agus Suyono beserta anggota, Kapolsek Kepung AKP Rudi Darmawan beserta anggota, Plt Camat Kepung Agus Joko Purnomo beserta anggota, Kepala Desa Kepung Hj Ida Arief beserta perangkat desa, Tim Basarda Lereng Kelud, Tim BPBD, Tim TSBD, FKDM, dan warga masyarakat.
Usai apel, seluruh personel melaksanakan kegiatan karya bakti membersihkan puing – puing dan mengevakuasi sisa – sisa reruntuhan material bangunan dan atap rumah warga yang roboh akibat terjangan angin puting beliung. Material seperti genteng, kayu kaso, dan seng yang berserakan di halaman rumah dan jalan desa dikumpulkan dan dipilah agar tidak membahayakan warga.
Selain pembersihan, petugas bersama warga juga membantu memperbaiki sementara atap rumah warga yang rusak serta mengevakuasi barang – barang milik warga yang masih bisa diselamatkan.
Danramil 0809/13 Kepung Lettu Cpl Agus Suyono mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan kehadiran TNI di tengah masyarakat yang tertimpa bencana.
“Kami bersama Polri, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, BPBD, dan seluruh masyarakat bahu – membahu membantu warga yang terdampak. Harapannya, warga bisa segera kembali beraktivitas dengan normal dan merasa tidak sendirian,” ujarnya.
Sementara itu, Plt Camat Kepung Agus Joko Purnomo menyampaikan apresiasi atas kekompakan seluruh unsur dalam penanganan pasca bencana. Ia berharap pendataan kerusakan segera diselesaikan agar bantuan untuk warga terdampak bisa segera disalurkan.
Kegiatan karya bakti berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh semangat gotong royong hingga seluruh puing reruntuhan berhasil dibersihkan.
(Hariono)
