MALANG || SINGHASARI-POST
— Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24 Propam Polri di Polres Malang tidak hanya diisi dengan kegiatan internal. Momentum tersebut juga dimanfaatkan Sipropam Polres Malang untuk berbagi dengan masyarakat yang membutuhkan.
Sebanyak 100 paket sembako disiapkan dan disalurkan dalam rangkaian kegiatan bakti sosial yang berlangsung selama tiga hari, Senin hingga Rabu (28–30/9/2026).
Penerima bantuan berasal dari berbagai kalangan. Mulai dari warga kurang mampu, pengemudi ojek online (ojol), supeltas, tukang becak, lanjut usia (lansia), hingga anak-anak yang berada di panti asuhan.
Paket bantuan yang diberikan berisi sejumlah kebutuhan pokok, seperti beras, minyak goreng, gula dan mi. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari para penerima.
Kasipropam Polres Malang AKP Saifullah mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian HUT Propam Polri sekaligus bentuk kepedulian personel terhadap masyarakat di lingkungan sekitar.
“Kami ingin berbagi dengan masyarakat yang membutuhkan. Mudah-mudahan bantuan yang kami berikan bisa membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari dan sedikit meringankan beban mereka,” ujar Saifullah, Selasa (29/9/2026).
Menurut Saifullah, sasaran kegiatan tidak hanya ditujukan kepada warga kurang mampu. Kelompok masyarakat yang sehari-hari bekerja di jalan juga mendapat perhatian karena aktivitas mereka menjadi bagian dari kehidupan sosial di wilayah hukum Polres Malang.
“Kami melihat ada masyarakat yang setiap hari bekerja di jalan dan tentu memiliki kebutuhan masing-masing. Karena itu mereka juga menjadi bagian dari sasaran kegiatan bakti sosial ini,” jelasnya.
Kegiatan sosial tersebut masih berlanjut hingga Rabu (30/9/2026). Selain penyaluran sembako, Sipropam Polres Malang juga menjangkau pondok pesantren dengan memberikan sejumlah bantuan berupa perlengkapan kebersihan serta kebutuhan ibadah.
Kasi Humas Polres Malang AKP M Budiono mengatakan, kegiatan sosial merupakan salah satu cara Polri membangun kedekatan dengan masyarakat. Menurutnya, kehadiran polisi tidak hanya terlihat dalam pelaksanaan tugas menjaga keamanan dan ketertiban.
“Polri tidak hanya hadir dalam tugas menjaga keamanan. Ketika ada masyarakat yang membutuhkan, kepedulian juga perlu ditunjukkan melalui kegiatan yang manfaatnya bisa dirasakan langsung,” kata Budiono.
Ia berharap bantuan yang disalurkan dapat diterima oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan serta memberikan manfaat bagi pemenuhan kebutuhan sehari-hari.
“Harapannya bantuan ini tepat sasaran dan bermanfaat bagi penerima. Kami ingin kehadiran polisi bisa dirasakan masyarakat, termasuk melalui kegiatan sosial seperti ini,” pungkasnya.
(Red)
