Sepuluh Hari Semarak, Pekan Raya Singosari Ditutup Meriah oleh Panggung Dangdut

MALANG || SINGHASARI-POST
— Sepuluh hari sudah Pekan Raya Singosari menemani masyarakat dengan beragam hiburan dan kegiatan ekonomi. Gelaran yang dimulai sejak Jumat itu akhirnya mencapai puncaknya pada Minggu (13/9/2026), ditandai dengan pertunjukan panggung dangdut yang menghadirkan sejumlah artis Jawa Timur.

Malam penutup menjadi magnet tersendiri. Ratusan masyarakat, baik dari Singosari maupun luar wilayah, berdatangan untuk menikmati pertunjukan. Alunan musik dangdut membuat suasana semakin hidup, sekaligus menjadi penutup rangkaian Pekan Raya Singosari yang berlangsung meriah.

Bukan hanya musik dangdut, selama kegiatan masyarakat juga disuguhi beragam pertunjukan. Mberot, barongsai, hingga kosidah modern Sahara Singosari ikut mengisi rangkaian acara dan memberikan warna tersendiri bagi perhelatan tersebut.

Di sisi lain, geliat ekonomi masyarakat juga terlihat dari keikutsertaan sekitar 100 pelaku UMKM. Berbagai makanan, minuman, produk lokal dan usaha kreatif ditawarkan kepada pengunjung. Keramaian pengunjung membuat area UMKM menjadi salah satu bagian yang tidak terpisahkan dari kemeriahan acara.

Menariknya, tingginya jumlah pengunjung tidak membuat suasana kegiatan kehilangan ketertiban. Sejak kegiatan berlangsung hingga malam penutupan, pengamanan dilakukan melalui koordinasi bersama antara petugas keamanan, relawan dan Karang Taruna.

Mereka turut membantu mengatur situasi di sekitar lokasi, terutama ketika jumlah pengunjung meningkat saat pertunjukan utama berlangsung.

Kelancaran acara juga tidak lepas dari kesadaran masyarakat yang ikut menjaga ketertiban. Pengunjung menikmati hiburan dengan tetap memperhatikan arahan petugas sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan aman, tertib dan kondusif.

Kolaborasi tersebut menjadi gambaran bahwa kemeriahan sebuah kegiatan tidak harus berbanding lurus dengan potensi kerawanan. Ketika petugas, relawan, pemuda dan masyarakat berjalan bersama, ruang publik tetap bisa menjadi tempat hiburan yang nyaman bagi semua.

Pekan Raya Singosari pun ditutup dengan suasana penuh kegembiraan. Sepuluh hari gelaran tidak hanya meninggalkan cerita tentang panggung hiburan, tetapi juga memperlihatkan geliat UMKM, seni budaya dan kebersamaan masyarakat Singosari.

Malam penutupan menjadi akhir dari sebuah perhelatan, sekaligus catatan bahwa ketika masyarakat ikut terlibat dan menjaga suasana bersama, sebuah acara besar dapat berlangsung meriah tanpa kehilangan rasa aman dan nyaman.
(Red).

error: Content is protected !!