Kikav 8/KSC Berganti Komandan, Satuan Strategis yang Langsung di Bawah Kendali Pangdivif 2 Kostrad

SINGOSARI  || SINGHASARI-POST
— Pergantian komandan di lingkungan militer menjadi bagian penting dalam menjaga kesinambungan organisasi sekaligus memastikan roda pembinaan dan kepemimpinan satuan terus berjalan. Hal itu tercermin dalam Penyerahan Jabatan Komandan Kompi Kavaleri 8/Kala Setia Cakti (Dankikav 8/KSC/2 Kostrad) yang digelar di Hall Divif 2 Kostrad, Singosari, Jumat (11/9/2026).

Prosesi tersebut dipimpin langsung oleh Panglima Divisi Infanteri 2 Kostrad Mayjen TNI Primadi Saiful Sulun, S.Sos., M.Si., dan dirangkai dengan Tradisi Laporan Korps Perwira Menengah di lingkungan Divif 2 Kostrad.

Dalam kesempatan tersebut, Pangdivif 2 Kostrad menegaskan bahwa pergantian jabatan bukan sekadar pergantian figur. Momentum itu menjadi bagian dari proses pembinaan organisasi dan karier prajurit, sekaligus menghadirkan penyegaran kepemimpinan untuk menjawab tuntutan tugas yang semakin dinamis.

Perhatian khusus diberikan kepada Kikav 8/KSC/2 Kostrad. Satuan tersebut memiliki posisi tersendiri dalam struktur Divif 2 Kostrad karena merupakan satu-satunya satuan kecil di jajaran Divif 2 Kostrad yang secara organisasi berada langsung di bawah kendali Panglima Divisi.

Posisi tersebut sekaligus membawa konsekuensi terhadap kualitas kepemimpinan dan pembinaan personel di dalam satuan.

Jabatan Dankikav 8/KSC/2 Kostrad selanjutnya diserahkan kepada Kapten Kav I Dewa Agung Gede Tri Agasta, S.Tr.(Han).

Pangdivif 2 Kostrad berpesan agar komandan baru tidak hanya fokus pada pelaksanaan tugas, tetapi juga memberikan perhatian serius terhadap pembinaan dan pengendalian personel.

“Bina dan kendalikan anggota di satuan agar menjadi prajurit yang handal dan profesional serta cegah setiap bentuk pelanggaran,” tegasnya.

Menurutnya, soliditas satuan harus dibangun melalui kepemimpinan yang mampu menjadi teladan sekaligus memberikan arah yang jelas kepada seluruh prajurit. Pembinaan yang konsisten dinilai menjadi salah satu kunci dalam membentuk personel yang disiplin, profesional dan siap menghadapi setiap tuntutan tugas.

Selain pergantian Dankikav 8/KSC, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari estafet tugas sejumlah perwira menengah di jajaran Divif 2 Kostrad.

Kapten Inf Kahfi Khairulsah, S.Tr.(Han) menerima amanah sebagai Wadanyonif 509/BY/9/2 Kostrad.

Pangdivif 2 meminta pejabat baru segera memahami karakteristik satuan yang dipimpinnya, membangun komunikasi yang baik dengan seluruh personel serta memberikan kontribusi terbaik dalam mendukung pelaksanaan tugas.

Loyalitas, disiplin, profesionalisme dan kebersamaan ditekankan sebagai landasan dalam menjalankan amanah baru tersebut.

Sementara itu, Letkol Inf Muhammad Amin, S.I.P. mendapat amanah baru sebagai Aslog Kasdivif 3 Kostrad.

Atas pengabdiannya selama berada di lingkungan Divif 2 Kostrad, Pangdivif menyampaikan apresiasi sekaligus pesan agar pengalaman yang diperoleh selama bertugas dapat menjadi modal dalam menjalankan tanggung jawab di tempat yang baru.

“Jadikan pengalaman selama berdinas di Divif 2 Kostrad sebagai bekal untuk melaksanakan tugas di tempat yang baru. Semoga senantiasa diberikan kelancaran dan kesuksesan dalam mengemban amanah,” ungkap Pangdivif 2.

Pergantian jabatan tersebut memperlihatkan bahwa dinamika organisasi di lingkungan militer terus bergerak melalui proses regenerasi dan pembinaan karier. Setiap perwira membawa pengalaman, kemampuan serta nilai-nilai pengabdian dari satuan sebelumnya untuk kemudian diterapkan dalam menghadapi tantangan di tempat penugasan yang baru.

Bagi Divif 2 Kostrad, kesinambungan kepemimpinan menjadi bagian penting dalam menjaga kesiapan satuan. Terlebih bagi satuan yang memiliki karakteristik dan posisi khusus dalam struktur organisasi, kualitas komandan menjadi salah satu faktor penting dalam memastikan pembinaan personel, kedisiplinan dan profesionalisme tetap berjalan.

Pada akhirnya, kekuatan sebuah satuan tidak hanya bertumpu pada sistem organisasi maupun peralatan yang dimiliki. Kualitas kepemimpinan, soliditas, disiplin dan profesionalisme prajurit menjadi fondasi utama dalam menjalankan setiap amanah dan tugas pengabdian.
(Red).

error: Content is protected !!