Saluran Irigasi di Keling Disurvei, Babinsa Kepung Kawal Rencana Peningkatan Pengairan Sawah

KEDIRI || SINGHASARI-POST
– Ketersediaan air menjadi salah satu faktor penting dalam menunjang produktivitas pertanian. Untuk mendukung kebutuhan tersebut, Babinsa Koramil 0809/13 Kepung Serka Supandi mendampingi petugas Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) dan Dinas Pertanian dan Perkebunan (Dispertabun) Kabupaten Kediri melakukan survei rencana pembangunan saluran irigasi tersier.

Survei dilaksanakan di kawasan persawahan Dusun Jegles, Desa Keling, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri, Jumat (2/10/2026).

Peninjauan lapangan dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi area persawahan sekaligus memastikan rencana pembangunan jaringan irigasi dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengairan lahan pertanian masyarakat.

Babinsa hadir dalam kegiatan tersebut untuk membantu kelancaran koordinasi di lapangan serta mendampingi tim teknis saat melakukan pengamatan terhadap lokasi yang menjadi sasaran pembangunan.

Danramil 0809/13 Kepung Lettu Cpl Agus Suyono mengatakan, pendampingan Babinsa merupakan bentuk kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya para petani yang membutuhkan dukungan infrastruktur pengairan.

“Pendampingan ini adalah bentuk komitmen TNI dalam mengawal proyek infrastruktur pertanian agar berjalan lancar, transparan, dan tepat guna bagi peningkatan hasil panen warga,” kata Lettu Cpl Agus Suyono.

Ia menjelaskan, keberadaan saluran irigasi yang baik diharapkan dapat membantu memperlancar distribusi air ke lahan pertanian. Dengan demikian, kebutuhan pengairan tanaman dapat lebih terjaga, terutama ketika memasuki periode musim tanam.

Rencana pembangunan tersebut juga menjadi bagian dari dukungan terhadap penguatan sektor pertanian di wilayah Kecamatan Kepung. Infrastruktur pengairan yang memadai diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi aktivitas pertanian masyarakat.

Selain memastikan kegiatan survei berjalan tertib, Babinsa juga terus membangun komunikasi dengan masyarakat dan instansi terkait. Langkah tersebut dinilai penting agar pembangunan yang direncanakan benar-benar sesuai kondisi serta kebutuhan di lapangan.

“Semoga proses survei hingga pelaksanaan pembangunan nantinya berjalan aman dan lancar. Yang paling penting, hasil pembangunan dapat memberikan manfaat nyata bagi petani dan mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Kegiatan survei berlangsung dengan tertib dan menjadi bagian dari sinergi antara TNI, pemerintah daerah, petugas teknis serta masyarakat dalam mendukung pembangunan infrastruktur pertanian di wilayah Kabupaten Kediri.
(Hariono).

error: Content is protected !!