Khofifah Tekankan Pentingnya SDM Siber, King’s College London Singhasari Didorong Perkuat Kolaborasi

MALANG || SINGHASARI-POST
– Penguatan kompetensi sumber daya manusia di tengah meningkatnya ancaman digital menjadi perhatian Gubernur Jawa Timur Dra. Hj. Khofifah Indar Parawansa, M.Si., saat berkunjung ke King’s College London Singhasari, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singhasari, Desa Purwoasri, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Jumat (2/10/2026).

Kunjungan tersebut sekaligus menjadi momentum peluncuran program MSc Advanced Cyber Security dan LLM Digital Law, yang diarahkan untuk mempertemukan dunia pendidikan dengan kebutuhan teknologi, riset, pemerintahan hingga industri.

Khofifah mengatakan, perkembangan teknologi digital membawa perubahan besar di berbagai sektor. Kondisi tersebut menurutnya perlu diimbangi dengan kesiapan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi dalam menjaga keamanan sistem dan data sekaligus memahami aspek hukum di ruang digital.

Dalam kegiatan itu disampaikan data Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) yang mencatat sekitar 5,5 miliar serangan siber sepanjang 2025. Sementara dalam kurun 1 Januari hingga 15 April 2026, jumlah serangan yang tercatat mencapai sekitar 1,52 miliar.

Data tersebut menjadi salah satu gambaran mengenai pentingnya peningkatan kapasitas di bidang keamanan siber, termasuk melalui pendidikan dan riset.

“Program ini diharapkan dapat mengintegrasikan pendidikan, riset, teknologi, dan industri di kawasan Singhasari, sehingga mahasiswa tidak hanya memperoleh perspektif global, tetapi juga mampu menghadirkan solusi atas kebutuhan lokal,” ujar Khofifah.

Menurutnya, keberadaan King’s College London Singhasari memiliki peluang untuk menjadi ruang kolaborasi antara jejaring akademik internasional dengan potensi yang dimiliki Jawa Timur.

Khofifah juga membuka peluang pengembangan kemitraan dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, termasuk melalui BPSDM Jawa Timur. Kerja sama tersebut dapat diarahkan pada pelatihan dan sertifikasi guna meningkatkan kapasitas serta kepemimpinan aparatur.

“Harapannya, kemitraan ini terus berkembang dan memberikan manfaat bagi mahasiswa, dunia industri, pemerintahan, serta memperkuat kapasitas keamanan siber sebagai bagian dari kebutuhan strategis nasional,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Malang Dra. Hj. Lathifah Shohib menyambut positif hadirnya program pendidikan yang berfokus pada keamanan siber dan hukum digital tersebut.

Lathifah menilai transformasi digital tidak cukup hanya berbicara mengenai kemampuan menguasai teknologi. Perlindungan terhadap data, sistem serta kepentingan masyarakat juga menjadi bagian yang tidak terpisahkan.

“Keamanan siber tidak hanya melindungi sistem dan data, tetapi juga melindungi kepercayaan. Sementara hukum digital memberikan kerangka agar inovasi dapat berkembang secara bertanggung jawab, berkeadilan, serta tetap menghormati hak-hak individu dan masyarakat,” kata Lathifah.

Ia berharap King’s College London Singhasari mampu menjadi penghubung antara standar akademik internasional dengan kebutuhan sumber daya manusia di daerah.

Menurutnya, pengembangan pendidikan keamanan siber dan hukum digital dapat membuka ruang bagi lahirnya SDM yang tidak hanya menguasai teknologi, tetapi juga memahami tanggung jawab dan konsekuensi hukum dari perkembangan teknologi tersebut.

“Keberadaan King’s College London Singhasari diharapkan dapat menjadi jembatan antara keunggulan akademik global dan potensi lokal, sekaligus mendorong lahirnya sumber daya manusia yang mampu menghadapi tantangan era digital,” tambahnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Direktur Utama BUPP KEK Singhasari David Santoso, GM KEK Singhasari Kris Widiyat Praswanto, Administrator KEK Singhasari Anang Wijayanto, serta jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Kabupaten Malang.

Sejumlah akademisi juga hadir, antara lain Rektor Universitas Negeri Surabaya Prof. Dr. Nurhasan, M.Kes., Rektor ITN Awan Uji Krismanto, S.T., M.T., Ph.D., Dr. Haryono, M.Pd. dari Universitas Negeri Malang dan Dr. Prihat Assih dari Universitas Merdeka.

Hadir pula perwakilan Dinas Kominfo Kabupaten Malang dan Provinsi Jawa Timur, BPSDM Jawa Timur, BRIDA Jawa Timur, Dinas Pendidikan Jawa Timur, serta unsur pengelola KEK Singhasari.

Dari unsur kewilayahan dan keamanan hadir Camat Singosari yang diwakili Abid RH, Kapolsek Singosari AKP Achmad Zainuddin, S.H., M.H., Batuud Koramil 0818/26 Singosari Peltu Budi Setiawan, serta Babinsa Sertu Nyoman bersama anggota Koramil Singosari.

Rangkaian kegiatan diawali kedatangan Gubernur Jawa Timur bersama rombongan sekitar pukul 09.40 WIB. Setelah mengikuti paparan dari pihak King’s College London dan sambutan Wakil Bupati Malang, kegiatan dilanjutkan dengan prosesi pemukulan gong oleh Khofifah sebagai penanda peluncuran program.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib dan lancar. Sekitar pukul 11.07 WIB, Khofifah bersama rombongan meninggalkan King’s College London Singhasari untuk melanjutkan perjalanan menuju Surabaya.

Peluncuran MSc Advanced Cyber Security dan LLM Digital Law tersebut menjadi bagian dari pengembangan ekosistem pendidikan di KEK Singhasari, dengan mempertemukan pendidikan tinggi, riset, teknologi, pemerintahan dan dunia industri dalam menghadapi kebutuhan era digital.
(Red)

error: Content is protected !!